Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

Hasan Nasbi resmi diangkat menjadi Komisaris PT Pertamina (Persero), memperkuat jajaran manajemen perusahaan energi pelat merah tersebut mulai 11 September 2025. Penunjukkannya ini merupakan kelanjutan dari kiprah panjang di dunia komunikasi pemerintah serta kontribusi di sektor publik.
Hasan Nasbi menorehkan jejak profesional yang beragam sebelum berlabuh di Pertamina. Salah satu posisi strategis yang pernah ia emban adalah sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO). Di posisi ini, ia berperan mengelola komunikasi strategis pemerintah dan membangun jembatan informasi antara publik dan istana negara.
Sebagai Kepala PCO, Hasan Nasbi dikenal menghadirkan inovasi dalam strategi komunikasi pemerintahan. Ia berkontribusi meningkatkan kepercayaan publik melalui pesan-pesan yang terstruktur dan responsif terhadap dinamika nasional. Pengalaman ini memberikan modal kuat baginya untuk melangkah ke korporasi besar seperti Pertamina.
Pada 11 September 2025, Hasan Nasbi secara resmi diangkat menjadi Komisaris di PT Pertamina (Persero). Penunjukan ini diumumkan sebagai upaya perusahaan meningkatkan tata kelola dan penguatan aspek komunikasi strategis, sejalan dengan kebutuhan perusahaan energi nasional tersebut di tengah perubahan global sektor energi.
Penunjukan Hasan Nasbi menjadi komisaris diharapkan membawa pengalaman baru dalam bidang komunikasi dan hubungan pemerintah di tubuh Pertamina.
Sebagai komisaris, Hasan Nasbi akan berperan mengawasi dan memberikan masukan strategis pada manajemen Pertamina. Komisaris bertanggung jawab memastikan pelaksanaan kebijakan perusahaan berjalan sesuai aturan serta mendukung pelaporan dan akuntabilitas perusahaan. Dengan latar belakang komunikasi dan jejaring kepemerintahan, kehadiran Hasan Nasbi diyakini akan memperkuat sosialisasi dan transparansi di lingkungan Pertamina.
Pertamina sebagai BUMN energi nasional memegang peranan vital terhadap ketahanan energi Indonesia. Dalam perjalanannya, berbagai tantangan dan peluang terus mewarnai iklim bisnis energi nasional maupun global. Tugas komisaris, termasuk Hasan Nasbi, tak hanya mengawasi pelaksanaan kebijakan dan keputusan strategis, melainkan juga berperan aktif menjaga integritas korporasi dan memastikan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.
Hasan Nasbi merupakan figur yang telah lama berkecimpung di dunia komunikasi publik dan pemerintahan. Pengalaman profesionalnya tidak hanya terbatas pada institusi negara, tetapi juga turut berperan dalam berbagai kegiatan komunikasi berbasis riset kebijakan. Kariernya yang meliputi lingkup strategis menjadikan Hasan Nasbi sebagai sosok yang memiliki pemahaman luas akan tantangan komunikasi di sektor publik dan swasta.
Dalam membangun karier, Hasan Nasbi menekankan pentingnya jejaring serta pengembangan keahlian di bidang komunikasi. Ia aktif mengikuti pelatihan serta terlibat di forum-forum diskusi kebijakan, yang memperkaya pandangan serta meningkatkan kapasitasnya dalam menghadapi dinamika komunikasi di ranah pemerintahan dan korporasi.
Pertamina memainkan peran utama dalam distribusi, produksi, dan pengelolaan energi di Indonesia. Berstatus sebagai perusahaan milik negara, perusahaan ini dituntut menjaga stabilitas pasokan, efisiensi operasional, serta menerapkan tata kelola perusahaan yang baik. Komisaris seperti Hasan Nasbi diharapkan dapat berperan aktif menyikapi tantangan, mulai dari keberlanjutan sumber daya, perubahan regulasi, hingga dinamika pasar internasional.
Transformasi bisnis menjadi salah satu agenda utama bagi Pertamina di era persaingan global. Langkah-langkah memperkuat transparansi, meningkatkan efisiensi, serta menyesuaikan diri dengan teknologi baru dan tuntutan pasar internasional terus dilakukan. Kehadiran tokoh-tokoh dari latar belakang berbeda, termasuk dari bidang komunikasi publik, di jajaran komisaris menjadi strategi perusahaan dalam menghadapi era perubahan cepat ini.
Kehadiran Hasan Nasbi dalam susunan komisaris PT Pertamina (Persero) menambah dimensi baru dalam tata kelola komunikasi perusahaan dan pengawasan korporasi yang berorientasi transparansi dan akuntabilitas. Tantangan ke depan terkait transformasi energi, tata kelola, dan relasi dengan publik menjadi bagian dari tanggung jawab sejumlah figur penting di perusahaan, termasuk komisaris yang baru diangkat.
Dengan pengalaman di lingkup komunikasi pemerintahan dan strategi kebijakan publik, Hasan Nasbi diharapkan dapat mendukung adaptasi Pertamina terhadap dinamika baru industri energi serta menjaga kepercayaan publik selaku BUMN yang strategis di Indonesia.